Sawangan | https://jurnaldepok.buzz
Pemilik penitipan anak atau Daycare KS di Pengasinan menghilang pasca salah satu pegawainya melakukan penganiayaan terhadap seorang balita.
Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Dinas Pendidikan Kota Depok, Suhyana menyampaikan, pemilik Daycare KS di Pengasinan, Sawangan, masih tak bisa dihubungi.
“Pemilik daycare yang diduga berinisial I tak bisa dihubungi selama dua minggu terakhir ini. Rencananya, kami Disdik Depok akan mencoba menggali informasi terkait pemilik Daycare KS dengan mendatangi cabang lainnya di Cipayung,” ujarnya.
Dikatakannya, Pemkot Depok telah melakukan pendataan terhadap daycare. Didapati 48 daycare di wilayah Depok telah melakukan pengurusan perizinan kepada Disdik Kota Depok.
Dia mengatakan, Disdik Kota Depok telah berusaha melakukan pencegahan terhadap daycare yang tidak berizin.
T”idak dapat dipungkiri masih ditemukan daycare telah beroperasi namun tidak memiliki izin. Banyak daycare-daycare yang tidak berizin, namun kami memiliki 48 daycare sudah dalam proses izin,” jelasnya.
Suhyana menjelaskan, 48 daycare telah mengajukan izin kepada Disdik Kota Depok sebagai tempat penitipan anak.
Dari 48 daycare yang mengurus izin, terdapat 13 daycare sudah memiliki izin yang dikeluarkan Disdik Kota Depok.
“Disdik Kota Depok telah memiliki 12 penilik yang akan mengawasi daycare untuk dilakukan pembinaan. Daycare KS Pengasinan, tidak masuk dalam daftar daycare yang sudah berizin,” ungkapnya
Suhyana mengakui Disdik Kota Depok belum bertemu dengan pemilik daycare KS Pengasinan. Bahkan saat ke lokasi, daycare tersebut tidak ada aktivitas dan telah dipasangi garis polisi. n Aji Hendro