Pancoran Mas | https://jurnaldepok.buzz
Setiap tanggal 2 Syawal tahun Hijriyah dapat dipastikan ribuan warga Kampung Parung Bingung, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas bakal memadati areal Taman Pemakaman Umum Islam (TPUI) Parung Bingung yang berlokasi di Jalan Raya Parung Bingung RW 04 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru untuk mendoakan kerabat dan keluarga yang telah meninggal dunia.
Pantauan Jurnal Depok, Selasa (01/04/25) atau 2 Syawal 1446 Hijriyah memperkirakan lebih dari ribu lima ribu warga Kampung Parung Bingung tampak memadati areal TPUI Parung Bingung.
Kepada Jurnal Depok, Ketua Taman Pemakaman Ummat Islam (TPUI) Parung Bingung, H. Yunus mengajarkan, pelaksanaan ziarah kubur pada hari kedua lebaran Idul Fitri sudah merupakan tradisi bagi warga Kampung Parung Bingung, oleh sebab itu lanjutnya pada setiap hari kedua lebaran Idul Fitri pihaknya melakukan persiapan maksimal guna melayani para peziarah yang hadir dari berbagai penjuru wilayah Kampung Parung Bingung.
“Ya setiap hari kedua lebaran Idul Fitri, pasti areal makam rame dikunjungi peziarah, ini sudah menjadi tradisi bagi warga Kampung Parung Bingung,” ungkap H. Yunus yang diamini oleh Ust. Gozali HD salah satu pengurus TPUI Parung Bingung.
Lebih lanjut Yunus mengatakan areal TPUI diatas hamparan lahan seluas 2 Hektar kini sudah hampir penuh hal ini mendasari kebijakan pengurus TPUI untuk melakukan penambahan lahan guna mengakomodir kebutuhan pada beberapa tahun kedepan.
“Sekarang lahan dua hektar yang ada sudah hampir penuh lantaran telah terisi lebih dari 10 ribu makam dan kami sedang melakukan upaya penambahan lahan seluas 8 ribu meter persegi yang terletak di wilayah RW 10 dan RW 13, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas,” imbuhnya.
Terkait hal ini, dia berharap kepada warga di 5 RW wilayah Kelurahan RJB yak warga RW 03, warga RW 04, warga RW 09, warga RW 10 dan warga RW 13 untuk mensupport upaya perluasan lahan TPUI untuk persediaan kebutuhan beberapa tahun mendatang.
“Kami berharap partisipasi dan kontribusi seluruh warga Parung Bingung dalam upaya pengadaan tambahan lahan untuk TPUI, karena penambahan lahan ini wajib dilakukan mengingat lahan yang ada sudah hampir penuh,” pinta H. Yunus.
Imbauan senada disampaikan oleh H. Nurhasan salah satu tokoh ulama Parung Bingung.
“Ya, kami mengimbau kepada seluruh warga Muslim di lima wilayah RW di Parung Bingung agar meningkatkan partisipasinya dalam upaya pengadaan tambahan lahan untuk TPUI, kebutuhan ini sangat mendesak mengingat lahan makam yang ada sudah hampir penuh,” pungkasnya. n Asti Ediawan